Pringsewu : Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Pringsewu memanas fauzi sebagai salah satu calon kandidat terkuat pada kontestasi Partai Golkar Kabupaten Pringsewu dinilai sebagai tokoh politik menggunakan politik kutu loncat.
Menurut Sumber yang merupakan tokoh dipringsewu yang minta dirahasiakan namanya mengatakan masyarakat pringsewu bisa menilai jika Fauzi sebagai seorang tokoh politik menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, termasuk menggunakan politik kutu loncat, alias berpindah-pindah parpol.
Sebagai mana diketahui Fauzi saat lalu mencalonkan diri sebagai Bupati Pringsewu tidak diusung oleh Partai Golkar melainkan diusung PDI-P dan PKB, artinya sangat jelas kemana arah politik yang digunakan Fauzi, semudah itu berpindah dari Partai Golkar saat maju sebagai calon Bupati dengan partai lain, namun kembali mencalonkan diri sebagai kandidat calon ketua Partai Golkar inilah yang disebut politik kutu loncat.
“Saat mencalonkan diri menjadi Bupati Pringsewu lalu Fauzi diusung Partai PDI-P dan PKB, sangat jelas dia menggunakan politik kutu loncat,” kata sumber.
Labih jauh sumber juga menjelaskan jika melihat kejadian pada Pilkada Gubernur Lampung Arinal Junaidi menggunakan perahu PDI-P, langsung mendapatkan hukuman sangsi dari Partai Golkar pada saat itu, sementara Fauzi sendiri melakukan hal serupa namun seakan tidak ada yang mempersoalkan itu, bahkan infonya menjadi kandidat terkuat sebagai calon Ketua Golkar Kabupaten Pringsewu.
“Seharusnya Fauzi juga mendapat hukuman karena telah mencalonkan diri melalui partai lain, tidak bisa menjadi ketua karena sangat jelas tidak mendapat dukungan dari para pengurus kecamatan partai karena pengurus dibawah pasti menolak,” terangnya.
Sumber menjalaskan Musda IV Partai Golkar Pringsewu mundur-mundur terus karena ada tarik menarik kepentingan, namun untuk pengurus Partai Golkar dilepel bawah sudah memahami menentukan pilihan yang terbaik pada kader partai yang mana, sementara tekanan kebawah syarat kepentingan, namun demikian sebagai parpol terkuat dikabupaten Pringsewu diharapkan didapatkan Ketua Golkar kedepan pilihan terbaik dan merupakan kader Partai Golkar yang sejati.
Erwandi







