Tulang Bawang Barat – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, menyalurkan bantuan satu unit kursi roda kepada Suratmi, warga RT 18 RK 06, Tiyuh Daya Sakti, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (15/07/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Penyerahan bantuan berlangsung di kediaman penerima dan disambut haru oleh keluarga. Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat membantu aktivitas Suratmi yang telah lama mengalami keterbatasan fisik akibat penyakit stroke.
Dalam kesempatan itu, Maulidah Zauroh yang akrab disapa Mbak Ida menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya Gubernur Lampung melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung, yang telah merespons dan merealisasikan aspirasi masyarakat dengan menyalurkan bantuan tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Lampung yang melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung telah menyalurkan bantuan kursi roda ini. Amanah dari pemerintah ini kami sampaikan langsung kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan aktivitas penerima,” ujarnya.
Mbak Ida menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh para kader PKB di Tulang Bawang Barat.
“Semoga bermanfaat ya, Bu. Saya bersama keluarga besar PKB akan terus mendoakan agar Ibu selalu diberikan kesehatan dan kekuatan. Kami akan terus berupaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui jalur aspirasi,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat yang juga Ketua DPC PKB Tubaba, M. Taufik Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Maulidah Zauroh atas komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat hingga bantuan tersebut dapat direalisasikan.
Menurutnya, bantuan kursi roda ini menjadi bukti bahwa sinergi antara wakil rakyat di tingkat provinsi dan kabupaten mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Hari ini kami menyerahkan satu unit kursi roda sesuai usulan yang telah diajukan. Masih ada beberapa usulan lainnya yang sedang berproses. Kami berharap Mbak Maulidah terus mengawal program-program seperti ini agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Maryanto, salah satu anggota keluarga Suratmi, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Ia menceritakan bahwa Suratmi telah menderita stroke sejak tahun 2013.

“Awalnya Ibu masih bisa berjalan pelan setelah terkena stroke. Namun seiring waktu kondisinya semakin memburuk hingga sekarang sudah tidak bisa berjalan sama sekali. Bantuan kursi roda ini sangat membantu keluarga kami dalam merawat beliau. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli,” tuturnya.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik dapat terus menjadi perhatian pemerintah, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat melalui penyerapan dan pengawalan aspirasi yang tepat sasaran.
Penulis: Dian Putra







