Tulang Bawang Barat – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui agenda Reses Tahap VI Periode Jabatan 2024–2029. Kali ini, kegiatan menyasar tiga tiyuh di Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, untuk menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat, Rabu (12/08/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC PKB Tulang Bawang Barat, Muhammad Taufik Hidayat, yang secara resmi membuka rangkaian kegiatan reses. Dalam sambutannya, Taufik mengatakan, pelaksanaan reses menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan usulan pembangunan melalui wakil rakyat.
“Acara hari ini kami laksanakan di tiga tiyuh, supaya masyarakat yang hadir bisa memberikan masukan dan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah melalui Mbak Ida,” ungkap Taufik.
Sementara itu, Maulidah Zauroh yang akrab disapa Mbak Ida menjelaskan, kegiatan reses merupakan agenda wajib anggota DPRD Provinsi Lampung yang telah ditetapkan melalui sekretariat DPRD.
Namun, menurutnya, reses bukan sekadar menjalankan agenda kelembagaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Yuk, semua yang hadir bisa menyampaikan apa pun yang dibutuhkan. Nanti akan kami ajukan kepada pemerintah provinsi,” ujar Maulidah.
Ia juga mengingatkan masyarakat terkait sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk pembangunan jalan lingkungan yang sebelumnya diperjuangkan melalui aspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur telah memberikan banyak manfaat yang sudah kita nikmati. Salah satunya pembangunan jalan lingkungan di dua titik melalui aspirasi yang kami sampaikan, yaitu di Tiyuh Margodadi dan Tiyuh Daya Sakti,” jelasnya.
Maulidah menegaskan, aspirasi masyarakat yang belum terealisasi akan kembali dihimpun dan diusulkan agar dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.
“Kalau masih ada permintaan yang lain, akan kami rekap dan ajukan kembali. Mudah-mudahan ke depannya bisa menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung,” tegasnya.
Aspirasi Warga di Tiga Tiyuh
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dari tiga tiyuh menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk menunjang fasilitas umum dan kesejahteraan warga.
Masyarakat Tiyuh Murni Jaya mengusulkan pembangunan mushola, termasuk kebutuhan sumur bor, tempat wudhu, dan fasilitas MCK. Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan jalan lingkungan di wilayah RT 03/RK 05.
Sementara masyarakat Tiyuh Margodadi menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari pengadaan seragam Muslimat/Fatayat hingga program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Adapun masyarakat Tiyuh Daya Sakti mengusulkan bantuan peralatan hadroh serta pembangunan talud di area Sekolah Dasar Negeri 23 Tumijajar. Warga juga menyampaikan ucapan terima kasih atas terealisasinya pembangunan jalan lingkungan melalui aspirasi yang telah diperjuangkan pada tahun 2026.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Bazar Pasar Murah berupa penjualan kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Maulidah Zauroh berharap komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin, sehingga berbagai kebutuhan yang disampaikan warga dapat diperjuangkan dan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan serta prioritas pembangunan daerah.
Penulis: Dian Putra







