Lampung : Kakanwil Ditjenpas Lampung Maulidi Hilal memboyong jajaran kalapas dan karutan ke Kantor PWI Lampung, Rabu 1/7/2026. Tujuannya adalah melatih komunikasi publik dan membedakan media profesional dengan oknum.
“Kunjungan ini wadah pembelajaran intensif. Di era keterbukaan, pimpinan satker wajib bisa berinteraksi dengan wartawan secara profesional,” kata Hilal.
Ia menegaskan Ditjenpas terbuka dikritik. “Jika ada petugas kami bersikap tidak patut, silakan laporkan,” ujarnya.
Namun Hilal juga menyoroti maraknya LSM dan media yang di luar koridor. “Kami ingin tahu cara mengidentifikasi media yang patuh kode etik, dan mana yang tidak,” katanya.
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menanggapi tegas. Ia pastikan wartawan PWI taat kode etik. Untuk oknum, ia minta Kakanwil langsung tempuh jalur hukum.
“Kalau ada intimidasi atau pemerasan, lapor polisi. Jika sengketa pemberitaan, selesaikan ke Dewan Pers. Wartawan tugasnya menguji informasi,” tegas Wira.
Lewat kolaborasi ini, para kalapas dan karutan dibekali pola kerja jurnalis serta strategi penanganan krisis pemberitaan agar respons cepat dan tepat. (*)







