Lampung Selatan – Musyawarah Besar (Mubes) Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Tahun 2026 resmi dibuka pada Rabu (8/7/2026) di Gedung PKK Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, hingga Kamis (9/7/2026), mengusung tema “Masyarakat Tangguh Berkelanjutan” sebagai wujud komitmen memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
Pembukaan Mubes mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Sambutan Bupati Lampung Selatan yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Yanny Munawarty, S.T., M.M., menyebut Mubes ILS menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Yanny menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan. Menurutnya, masyarakat yang sehat tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hidup individu, tetapi juga berpengaruh terhadap ketahanan keluarga, kemajuan pendidikan, pertumbuhan ekonomi, hingga masa depan daerah.
“Masyarakat yang sehat akan meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup. Karena itu, kesehatan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sektor kesehatan masih menghadapi berbagai tantangan, di antaranya meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Selain itu, persoalan stunting, kesehatan ibu dan anak, kesehatan jiwa, hingga kualitas lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius.
Tak hanya itu, derasnya arus informasi di era digital juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran hoaks kesehatan di media sosial yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

Menurutnya, upaya meningkatkan derajat kesehatan tidak dapat dibebankan hanya kepada tenaga kesehatan maupun pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti Inisiatif Lampung Sehat, untuk memperkuat edukasi, literasi kesehatan, serta membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, lanjutnya, membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi masyarakat untuk bersinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan kesehatan.
Ia berharap Mubes ILS 2026 mampu melahirkan kepengurusan yang amanah, profesional, dan program kerja yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang edukasi, pendampingan, serta pemberdayaan masyarakat di sektor kesehatan.
Sementara itu, Direktur Inisiatif Lampung Sehat (ILS), Sudiyanto, menjelaskan bahwa Musyawarah Besar merupakan agenda lima tahunan organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan serta mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan.
“Mubes ini merupakan agenda lima tahunan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik, melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan, sekaligus menyusun arah dan program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Mubes ILS 2026 juga menggelar diskusi publik bertema “Kolaborasi Lintas Sektoral untuk Eliminasi TBC Menuju Indonesia Emas”. Diskusi tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lampung Selatan Erdiyansyah, S.H., M.M., Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Devi Arminto, S.K.M., M.M., serta Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Mandiri Indonesia Dr. dr. Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC). Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan target eliminasi TBC sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas melalui masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan, Mubes ILS 2026 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen seluruh pihak untuk membangun masyarakat Lampung Selatan yang lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan.
Penulis : Meiwan Fathoni







